tech blog, analysis, and comment
Innovation

Perusahaan Penyewaan Buku Australia Gunakan Drone Untuk Pengiriman

Perusahaan Penyewaan Buku Australia Gunakan Drone Untuk Pengiriman
Menunggu kiriman paket FedEx selama 2 atau 3 hari nampaknya sangat lama, tapi tidak lama lagi anda akan dikejutkan dengan cara baru pengiriman paket

Menunggu kiriman paket FedEx selama 2 atau 3 hari nampaknya sangat lama, tapi tidak lama lagi anda akan dikejutkan dengan cara baru pengiriman paket, yaitu: Drone.

Perusahaan penyewaan buku Australia yang bernama Zookal bekerjasama dengan Flirtey, sebuah perusahaan jasa iklan yang menggunakan Drone, akan mengirimkan buku pada siswa Australia dalam hitungan menit setelah pemesanan.

Dalam wawancaranya dengan pendiri dan CEO Zookal, Ahmed Haider mengatakan “Drone sudah dicap negetif, dan kami ingin merubahnya dengan menggunakannya secara komersil dan menunjukkan hasil yang positif.”

Pelanggan bisa langsung melakukan pembelian dengan menggunakan smartphone dan memilih Flirtey sebagai salah satu pilihan dalam pengiriman. Sayangnya di kantor pusat Zookal, proses pembungkusan masih dilakukan secara manual, namun demikan zookal berharap dimasa depan akan menggunakan proses otomatisasi packing dan langsung dikirimkan oleh drone.

Setelah pemesanan dikonfirmasi, beberapa menit kemudian drone dan paket kiriman datang.

Haidar menambahkan, total waktu mulai dari pengiriman sampai ketangan anda hanya butuh waktu dua sampit tiga menit. Flirtey juga menerima pengiriman paket luar ruangan dimanapun anda berada, termasuk pintu depan rumah anda, halaman belakang, pojokan jalan dan bahkan balkon lantai 2.

Pada awalnya drone hanya mampu mengirim sejauh satu kilometer dari titik radius keberangkatan, namun tim pengiriman akan meningkatakan radius pengiriman sejauh 10 kilometer, jelas haidar.

Flirtey sudah melakukan percobaan disekitar kantor pusat Zookal di Sydney. Namun sejak Zokal beroperasi national, jasa ini akan menjadi salah satu pilihan pelanggan yang berlokasi di kota-kota di Australia.

Siswa-siswa Australia akan bisa menggunakan jasa pengiriman ini pada bulan maret 2014. Zookal berencana untuk mencoba ekspansi di pasar-pasar asia sebelum membawanya ke Amerika Serikat pada tahun 2015.

Haidar mengatakan “pada dasarnya masyarakat akan terkagum-kagum dengan apa yang mereka lihat, tapi nampaknya semua teknologi akan sedikit dibilang gila sebelum dianggap lumrah oleh masyarakat. Beberapa puluh tahun yang lalu, bepergian dengan pesawat terbang nampaknya tidak masuk akal, tapi sekarang adalah hal yang lumrah.”

Haidar menekankan pada timnya untuk mengedepankan kemanan saat mengembangkan sistem pengiriman. The drone dibuat dengan teknologi anti benturan untuk memastikan jalur drone mereka tidak akan menabrak burung, pohon atau bangunan bertingkat. Filrtey menggunakan hexacopter, yang artinya terbang dengan menggunakan 6 rotor, jika salah satu rotor mereka rusak atau hilang, drone tersebut akan tetap dapat berfungsi.

Privasi adalah salah satu prioritas utama zookal dan flirtey. Drone tidak memiliki kamera dan tidak merekam gambar atau suara. Drone juga tidak memiliki kemampuan mengambil data, jelas Haider.

Hingga saat ini barang yang bisa dikirim dengan menggunakan drone adalah buku dan alat-alat pendidikan, namun haider menambahkan bahwa kedepannya teknologi tersebut bisa digunakan perusahaan lain untuk mengirimkan baju , barang elektronik, alat-alat rumah tangga dan barang-barang lainnya.

“Jasa ini sangat-sangat efisien,” kata Haider. “Tidak ada alasan yang kami lihat untuk tidak mengirimkan barang anda dengan menggunakan drone.”

Di dunia sihir para penyihir boleh saja menggunakan burung hantu sebagai kurir, namun kita para muggle punya cara yang lebih elegan.

AreaTeknologi.com