tech blog, analysis, and comment
Software

Perjalanan Panjang Adobe Photoshop

Perjalanan Panjang Adobe Photoshop
Photoshop adalah aplikasi editor foto yang paling populer dan bagi Adobe, paling menguntungkan. Simak perjalanan panjang Photoshop hingga menjadi standar de facto tools editor gambar.

Saat ini Photoshop adalah aplikasi editor foto yang paling populer dan bagi Adobe, paling menguntungkan. Saya sendiri setiap kali dimintai tolong oleh tetangga menginstall ulang komputer atau laptop, Photoshop selalu di request nomor 2 setelah Microsoft Office.

Entah oleh si tetangga digunakan atau tidak, Photoshop telah menjadi bagian hidup kita. Sepertinya tidak lengkap, sebuah PC tanpa Photoshop. Kata ‘photoshop’ atau di Indonesia diplesetkan menjadi ‘sotosop’ sudah identik dengan istilah manipulasi foto atau gambar.

Dari mulai manipulasi amatiran sekedar guyon sesama teman hingga manipulasi foto professional yang digunakan sebagai draft sebuah film layar lebar, photoshop mampu mengerjakan semua kebutuhan manipulasi gambar bitmap. Saya sendiri kebanyakan cuma untuk resize dan kompresi gambar untuk website.

Pada awalnya Photoshop dikenal dengan nama “Display” yang tujuan utamanya adalah menampilkan gambar grayscale pada display monochrome.

Pada tahun 1987, seorang mahasiswa S1 Universitas Michigan bernama Thomas Knoll, menemukan bahwa Mac Plus miliknya tidak dapat menampilkan gambar grayscale pada layar 1 bit hitam putihnya.

Untuk mengatasi kekurangan ini di Mac Plusnya, Thomas mulai menulis program yang bisa menyelesaikan masalah tersebut. Kemudian saudaranya John Knoll yang pada waktu itu bekerja pada departemen efek spesial di Industrial Light and Magic (ILM) dan menangani proyek film Star Wars pertama tertarik pada proyek tersebut dan menyarankan agar Thomas mengembangkannya menjadi program penyunting gambar. Program tersebut diberi nama ‘Display’.

Kakak beradik Knoll pada akhirnya mengubah nama ‘Display’ menjadi Image-Pro. Image Pro mampu melakukan pencetakan brosur dan pamflet.

Image-Pro memiliki fitur-fitur mutakhir untuk menampilkan gambar sehingga pada tahun 1988, Kakak beradik Knoll memutuskan untuk mengkomersilkan Image-Pro. Untuk keperluan penjualan, Image-Pro akhirnya berganti nama menjadi Photoshop.

Kakak beradik Knoll pada waktu itu mulai mendekati banyak perusahaan, tapi tidak ada satupun yang mau membeli Photoshop, hingga akhirnya pada bulan September 1988, Adobe tertarik untuk membelinya. Semua hak jual Photoshop di beli oleh Adobe. Pada tahun 1990, Kakak beradik Knoll mulai mengerjakan produk mereka dan lahirlah Photoshop versi 1.0.

Adobe Photoshop 1.0


Diluncurkan:
February 1990
Requirements:
8 MHz, color screen and at least 2 MB RAM,
Mac System 6.0.3,
68000 processor,
Floppy drive
Fitur:

  • Fasilitas koreksi warna dengan balance, hue dan saturasi
  • Image Ouput Optimization, Curves, Levels dan Clone Tool pertama kali diusung di versi ini
  • Rasterizer untuk file Adobe Illustrator juga menjadi fitur yang diperkenalkan di versi ini

Adobe Photoshop 2.0


Diluncurkan:
Bulan Juni 1991.
Menggunakan kode nama “Fast Eddy”.
Requirements:
Mac System 6.0.7,
4 MB RAM,
68020 Processor,
32-bit QuickDraw,
Floppy drive.
Fitur:

  • Pen tool pertama kali diperkenalkan
  • Dukungan untuk mode warna CMYK
  • Masking pertama kali diperkenalkan

Adobe Photoshop 2.5


Diluncurkan:
November 1992.
Menggunakan kode nama “Merlin Brimstone”.
Requirements:
Mendukung Microsoft Windows untuk Pertama Kali.
Selain itu juga mendukung IRIX dan Solaris.
Fitur:

  • Palettes pertama kali diperkenalkan
  • 16 bit channel support.

Adobe Photoshop 3.0


Diluncurkan:
Photoshop 3.0 untuk Macintoh diluncurkan pada September 1994, dan versi yang sama untuk Windows, IRIS dan Solaris diluncurkan pada November 1994.
Menggunakan kode nama “Tiger Mountain”.
Requirements:
Mac system 7.0,
16MB RAMS,
68020 processor,
25MB hard drive capability,
Floppy drive.
Fitur:

  • Layers dan Tabbed palletes pertama kali diperkenalkan.

Adobe Photoshop 4.0


Diluncurkan:
November 1996.
Menggunakan kode nama “Big Electric Cat”.
Requirements:
Mac System 7.1,
Mac system 7.1.2 for Power Macintosh,
16 MB RAM, 68030 processor,
25MB hard drive capability,
Color monitor with an 8-bit video card,
CD-ROM drive, khusus Macintosh dan Windows.
Fitur:

  • Adjustment layer dan macro pertama kali diperkenalkan
  • Disain antarmuka yang serupa dengan produk Adobe lainnya

Adobe Photoshop 5.0


Diluncurkan:
May 1998.
Menggunakan kode nama “Strange Cargo”.
Requirements:
Mac System 7.5.5,
32 MB RAM,
G3 processor,
60 MB hard drive capability,
Hanya mendukung Windows dan Macintosh.
Fitur:

  • Command undo berkali-kali
  • Manajemen warna dan magnetic lasso diperkenalkan di fitur ini

Adobe Photoshop 5.5


Diluncurkan:
February 1999.
Menggunakan kode nama “Strange Cargo”.
Requirements:
Mac System 7.5.5,
32 MB RAM,
G3 processor,
60 MB hard drive capability,
Hanya mendukung Windows dan Macintosh.
Fitur:

  • Save for Web dan Extract diperkenalkan pada rilis ini
  • Image Slicing Property pertama kali diperkenalkan

Adobe Photoshop 6.0


Diluncurkan:
September 2000.
Menggunakan kode nama “Venus in Furs”
Requirements:
Mac OS 8.5,
64 MB RAM,
G3 processor,
125 MB hard drive capability,
Display mendukung resolusi minimal 800 x 600 dan 8-bit video card berwarna,
CD-ROM drive,
Hanya mendukung Windows dan Macintosh.
Fitur:

  • Vector shapes
  • Liquify Filter
  • Layer styles
  • Dialog box ditambahkan
  • UI diperbarui.

Adobe Photoshop 7.0


Diluncurkan:
Maret 2002.
Menggunakan kode nama “Liquid Sky”.
Requirements:
Mac OS 9.1 or Mac OS X 10.1.3,
128 MB RAM,
G3 processor,
320 MB hard drive capability,
Display mendukung resolusi minimal 800 x 600 dan 8-bit video card berwarna,
CD-ROM drive,
Mendukung Mac OS ‘Classic’/Mac OS X, Windows.
Fitur:

  • Healing brush tool pertama kali diperkenalkan
  • Designed Text dalam vector
  • Photoshop file browser pertama kali diperkenalkan.

Adobe Photoshop CS


Diluncurkan:
October 2003.
Menggunakan kode nama “Dark Matter”.
Requirements:
Mac OS X 10.2.4,
192 MB RAM,
G3 processor,
320 MB hard drive capability,
Display mendukung resolusi minimal 1027 x 768 dan 16-bit video card berwarna,
CD-ROM drive,
Fitur:

  • Camera RAW 2.x,
  • “Slice Tool” yang sudah dimodifikasi
  • Shadow/Highlight command
  • Match Color command
  • Lens Blur filter
  • Smart Guides
  • Real-Time Histogram diperkenalkan pada versi ini.

Adobe Photoshop CS2


Diluncurkan:
April 2005.
Menggunakan kode nama “Space Monkey”.
Requirements:
Mac OS X 10.2.8
320 MB RAM
G3 processor
750 MB available hard drive space
Display mendukung resolusi minimal 1027 x 768 dan 16-bit video card berwarna
CD-ROM drive
Mendukung Mac OS X, Windows 2000 / XP.
Fitur:

  • Camera RAW 3.x
  • Smart Objects
  • Image Warp
  • Spot healing brush
  • Red-Eye tool
  • Lens Correction filter
  • Smart Sharpen
  • Smart Guides
  • Vanishing Point pertama kali diperkenalkan
  • Manajemen memori untuk power PC G5 berbasis 64 bit

Adobe Photoshop CS3


Diluncurkan:
April 2007.
Menggunakan kode nama “Red Pill”.
Requirements:
Mac OS X 10.4.8,
512 MB RAM,
G4 processor,
2 GB available hard drive space,
1024 x 768 monitor resolution with 16-bit video and
64 MB of VRAM, DVD-ROM drive,
Supports Mac OS X, Windows XP.
Fitur:

  • Black-and-white conversion adjustment
  • Auto Align dan Auto Blend
  • Smart (non-destructive) Filters
  • Mobile device graphic optimization pertama kali diperkenalkan
  • Furnishes native support untuk Macintosh berprosesor Intel dan dukungan yang lebih baik untuk Windows Vista
  • Pemutakhiran user interface, alterations to Curves, Vanishing Point, Channel Mixer, Brightness and Contrast, dan Print dialog pertama kali diperkenalkan.
  • Cloning dan healing disempurnakan.

Adobe Photoshop CS4

Diluncurkan:
April 2008
Requirements:
1.8GHz or prosesor yang lebih cepat
Microsoft Windows XP dengan Service Pack 2 (Service Pack 3 recommended) atau Windows Adobe Photoshop CS4 Vista Home Premium, Business, Ultimate, atau Enterprise dengan Service Pack 1 (certified for 32-bit Windows XP dan 64-bit Windows Vista),
512Mb RAM (1Gb recommended),
1Gb hard-disk space untuk instalasi; tambahan free space dibutuhkan pada saat instalasi (tidak dapat diinstall pada penyimpanan flash-based),
1024×768 display (1280×800 recommended) dengan 16-bit video card,
Beberapa fitur yang membutuhkan prosesor grafis harus VGA Card yang memiliki fitur Shader Model 3.0 dan OpenGL 2.0
DVD-ROM drive,
QuickTime 7.2 software dibutuhkan untuk multimedia,
Broadband Internet untuk layanan internet dari Adobe
Fitur:

  • New Adjustments window,
  • Use dodge/burn without affecting other areas,
  • Auto blend feature improved,
  • Content aware cropping,
  • Pixel grid for editing individual pixels,
  • New Adjustments panel,
  • New Masks panel,
  • Content aware scaling,
  • Extended depth of field ,
  • Fluid canvas rotation,
  • Smoother panning,
  • Smoother zooming,
  • Support for colour-blind,
  • 3D object painting,
  • 3D object/property editing,
  • 3D animation,
  • 2D conversions to 3D,
  • Volume rendering

Adobe Photoshop CS5


Diluncurkan:
April 2010
Requirements:
Windows XP (Service pack 3) Vista Home, Business atau Enterprise Edition, Windows 7 Mac,
Processor: Intel Pentium 4 or AMD Athlon 64 processor
Memory: 1GB RAM + 1Gb Hard-disk space
Monitor Resolution: 1024X768 (1280×800 recommended)
Windows Mac OS
OS X v10.5.7 or 10.6.3 or later,
Multicore Intel processor,
1GB RAM + 2Gb Hard-disk space
Fitur:

  • Content Aware Fill
  • Intelligent selection technology
  • Advanced HDR processing
  • Improved raw processing
  • Extended painting effects
  • Localised Warp tool
  • Auto lens correction
  • Workspace management
  • Advanced 3D options (CS5 Extended)
  • and 30 JDI (Just Do it) additions
AreaTeknologi.com