tech blog, analysis, and comment
Innovation

Robot Cerdas Akan Dampingi Tentara di Medan Pertempuran

Robot Cerdas Akan Dampingi Tentara di Medan Pertempuran
Robot cerdas dengan senjata otomatis, rudal anti tank dan bahkan pelontar granat ternyata tidak cuma sebatas film Hollywood atau video game

Robot cerdas dengan senjata otomatis, rudal anti tank dan bahkan pelontar granat ternyata tidak cuma sebatas film Hollywood atau video game.

Empat perusahaan robotik — HDT Robotics, iRobot, Northrop Grumman dan QinetiQ — baru-baru ini menguji coba robot-robot terbaru mereka yang dilengkapi dengan senjata mesin M240. Uji coba dilakukan di Fort Benning untuk menunjukkan pada para petinggi militer kehandalan robot anyar tersebut.

Robot ini rencananya tidak untuk menggantikan para tentara, namun akan ditugaskan berdampingan dengan pasukan di lapangan.

Menurut Letkol Willie Smith, seperti yang dilansir oleh Computerworld, robot-robot tersebut tidak hanya sekedar alat, tapi merupakan anggota kesatuan.

Melalui uji coba tersebut, para perwira senior tampak puas setelah melihat kemampuan robot menembak target sejauh kurang lebih 153 meter. Mereka berharap bisa melihat robot-robot ini beraksi dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.

Robot bersenjata ini bukanlah yang pertama diuji coba oleh Pentagon. Percobaan terdahulu menunjukkan mesin-mesin tersebut belum siap untuk medan sesungguhnya setelah robot-robot tersebut bergerak sendiri tanpa perintah.

Salah satu robot uji coba yang diberi nama CaMEL (Carry-all Mechanized Equipment Landrover) produksi Northrop Grumman dapat dilengkapi dengan senjata otomatis, rudal anti tank dan pelontar granat. Menurt Northrop Grumman, CaMEL mampu berlari hingga 20 jam dengan 13 liter bahan bakar dan membawa beban seberat 454 kilogram. CaMEL juga dapat menghasilkan energi untuk mengisi baterai atau menyalakan mesin elektronik lainnya.



AreaTeknologi.com