tech blog, analysis, and comment
Enterprise

Peluncuran MAVEN ke Mars

Peluncuran MAVEN ke Mars
Suara bergemuruh memenuhi ruang udara tanjung canaveral yang disertai gumpalan asap tebal macam wedus gembel dari merapi.

Suasana hening Cape Canaveral markas NASA dipecahkan oleh suara hitung mundur peluncuran roket tak berawak Atlas V oleh petugas ruang kontrol melalui pengeras suara. Saat hitung mundur mendekati angka nol, percikan bunga api pemantik mesin roket memancar deras ke arah nozzle roket. Tak berapa lama suara bergemuruh memenuhi ruang udara tanjung canaveral yang disertai gumpalan asap tebal macam wedus gembel dari merapi.

Ini adalah misi NASA bernama MAVEN (Mars Atmosphere and Volatile Evolution). yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan meneliti permukaan udara planet Mars. Diharapkan modul tersebut bisa mencapai tujuan dalam waktu 10 bulan.

MAVEN mempunyai misi untuk mempelajari dan memahami atmospher Mars, yang timbul dari pertanyaan mengapa iklim planet tersebut memiliki gurun bersalju, dan dingin? Dan kenapa planet Mars tidak subur seperti planet Bumi?

Dengan memperkirakan bahwa badai matahari telah membentuk atmosfir Mars selama bertahun-tahun, ilmuwan diharapkan bisa memahami takdir planet tersebut dimana bumi juga mempunyai kondisi yang hampir mirip.

MAVEN akan memantau permukaan atmosfir planet Mars dengan jangka waktu yang cukup lama. Ketinggian orbit MAVEN sendiri tidak tetap tapi naik turun sembari mengambil sample tiap-tiap lapisan atmosfir berdasar atas ketinggian orbit MAVEN.

Kepala administrator NASA Charles Bolden pada senin pagi mengatakan bahwa misi MAVEN akan membantu kita memahami sejarah planet Mars dan apa yang terjadi pada unsur-unsur yang ada di lapisan atmosfir paling atas.

Bolden mengatakan“ planet ini tadinya subur dan sangat lembab pada permukaanya kemudian dibawah permukaan planet tersebut berubah menjadi dingin, basah dan membeku sampai sekarang.” Lalu Bolden menambahkan “permasalahan atmosfir di Planet Mars juga berguna agar kita lebih memahami atmosfir bumi.”

Tim misi atmosfir planet Mars meletakkan modul MAVEN di pucuk roket Atlas V yang akan membawanya ke orbit luar angkasa dari komplek 41 Stasiun angkatan udara tanjung Canaveral.

Misi kali ini adalah misi perdana yang di pegang oleh Goddard Flight Center. Selain itu, laboratorium jet propulsi milik NASA yang terletak di Pasadena California juga bertanggungjawab atas Mars rover, termasuk misi Curiosity yang bertujuan menyelidiki tanda-tanda kehidupan di permukaan planet Mars.

AreaTeknologi.com