tech blog, analysis, and comment
Enterprise

Pelancong Mengawang di Angkasa

Pelancong Mengawang di Angkasa
Dalam adegan Srimulat, ada adegan dimana pemuda kaya raya hendak melamar seorang wanita cantik dan berjanji akan menuruti semua keinginan sang wanita untuk berwisata dimanapun ia mau termasuk luar angkasa.

Dalam adegan Srimulat, ada adegan dimana pemuda kaya raya hendak melamar seorang wanita cantik dan berjanji akan menuruti semua keinginan sang wanita untuk berwisata dimanapun ia mau termasuk luar angkasa. Penonton saat itu mungkin akan tertawa karena hal itu tidak mungkin terjadi, karena wilayah angkasa masih jadi domain negara, dalam hal ini negara-negara maju.

Potongan banyolan dalam Srimulat yang saat itu adalah “hil yang mustahal”. Tapi saat ini seorang pengusaha kaya raya asal inggris, Richard Branson, telah berhasil merealisasikan wisata angkasa public dengan menawarkan kursi pesawat luar angkasanya yang bernama SpaceShip1 dan Spaceship2 seharga 200.000US$ per orang. Pesawat ini berawak dua orang pilot dan 6 orang penumpang.

Proyek wisata angkasa ini bernama Virgin Galactic, dimana modul Space Ship (1 & 2) yang bodynya terbuat dari carbon composite double hull akan membonceng pesawat bernama White Knight (1 & 2) sampai ketinggian tertentu, kemudian modul Space Ship akan dilepas dan melanjutkan perjalanan dengan motor hybrid roket sendiri menuju luar angkasa, sementara modul White Knight akan kembali ke pangkalannya di gurun Mojave California.

Agar pesawat White Knight mampu membawa modul space ship, pesawat ini dilengkapi dengan 4 mesin jet turbo Pratt and Whitney PW308A dan bodi yang terbuat dari carbon composite membuat pesawat ini mendapat gelar sebagai pesawat ber-carbon composit terbesar di dunia. Pesawat White Knight diawaki oleh dua orang.

Seperti yang kita ketahui, jika pesawat ulang alik akan melakukan re-entry, bisa di pastikan akan timbul panas yang amat tinggi akibat dari kecepatan pesawat yang timbul dari tarikan gravitasi dan gesekan atmosfir bumi. Untuk Space Shuttle NASA dilengkapi dengan keramik tahan panas pada bagian perut pesawat.

Saat re-entry, modul Space Ship 2 mempunyai fitur menarik, yaitu fitur feather mechanism yang di operasikan dengan kendali sistem pneumatic.

Mekanisme feather adalah meletakkan posisi sayap pesawat yang tadinya sejajar secara horizontal dengan fuselage atau bodi pesawat menjadi vertikal, lalu perlahan-lahan seiring pesawat melakukan re-entry akan kembali ke posisi semula atau sejajar dengan bodi pesawat. Manuver ini akan menciptakan drag yang timbul secara perlahan-lahan, membuat proses re-entry ke atmosfir bumi berjalan mulus tanpa timbul panas tinggi akibat gesekan dengan atmosfir maupun g-force yang tinggi. Penumpang pun akan nyaman dengan perjalanan luar angkasa ini.

Untuk penerbangan komersial pertama, Richard Branson berencana akan melaksanakannya tahun 2014. Yang pasti penumpang pertama maskapai virgin galactic adalah Richard Branson sendiri dan 2 anaknya yaitu Holly dan Sam.

Penerbangan komersil perdana akan menggunakan modul WhiteKnight2 dan Space Ship2. Jika anda berminat merasakan pengalaman gravitasi nol, Virgin Galactic sudah membuka online booking service di websitenya.

Nampaknya bulan madu ala banyolan Srimulat akan segera terlaksana dan bukan suatu “Hil yang Mustahal”.

AreaTeknologi.com