tech blog, analysis, and comment
Innovation

Blackphone, SmartPhone anti Sadap

Blackphone, SmartPhone anti Sadap
Nampaknya kekhawatiran anda terjawab sudah dengan diluncurkannya project smartphone anti sadap yang bernama BlackPhone.

Sebelum melakukan perjalanan, biasanya kita selalu mencari Informasi dahulu, entah itu kondisi cuaca, transpotasi, akomodasi dan lain sebagainya. Kegiatan tersebut bisa di kategorikan sebagai kegiatan intelejen, yaitu mencari informasi.

Berbicara mengenai intelejen, indonesia sempat dihebohkan dengan penyadapan telepon genggam milik kepala negara kita dan beberapa tokoh di Republik kita ini, yang dilakukan negara tetangga.

Tentu ada kekhawatiran pada diri kita hingga menimbulkan pertanyaan, apakah dalam teknologi informasi yang demikian canggih sudah tidak ada lagi privasi individu?

Nampaknya kekhawatiran anda terjawab sudah dengan diluncurkannya project smartphone anti sadap yang bernama BlackPhone.

Blackphone merupakan produk smartphone hasil kerjasama antara Silent Circle dan Geeksphone yang berbasis di Swiss, dimana dalam proses pembuatannya di bantu oleh beberapa ahli dibidang Computer Security seperti Phill Zimmermann yang terkenal sebagai pencipta protokol enkripsi data yang diberi nama PGP (Pretty Good Privacy).

Dengan menggunakan Android yang ber-orientasi keamanan sebagai Operating System, atau sering di sebut dengan PrivatOS. Dimana PrivateOS di kerjakan oleh vendor independent dan sang pengguna bisa menerima panggilan telepon dan video chatting secara aman, termasuk juga keamanan dalam berpesan singkat (SMS), mengirim file dan menyimpan file.

Untuk spesifikasi telepon pintar ini memang belum diungkap namun sang CEO Silent Circle, Mike Jenke mengklaim bahwa ini akan menjadi Smarphone tercanggih.

Dan untuk masalah prioritas, jelas Zimmermann, kemanan privacy pengguna adalah nomer satu.

Zimmermann juga menambahkan “Blackphone menyediakan pengguna semua kebutuhan pelanggan untuk memastikan privasi tetap terjaga dan tetap punya kendali atas komunikasi mereka tanpa harus kehilangan fitur-fitur canggih yang terdapat pada smartphone.”

Dua perusahaan ini juga memiliki kesesuaian yang menarik, dimana Silent Circle adalah perusahaan yang bemarkas di US dan fokus pada enkripsi data, sementara Geeksphone adalah perusahaan dibelakang OS Firefox yang bermarkas di Spanyol.

Blackphone akan diluncurkan pada Mobile World Congress (MWS) di Barcelona pada bulan Februari tanggal 24.

Informasi terakhir dikatakan oleh CEO Silent Circle Mike Janke, bahwa seluruh Project ini akan menggunakan Open Source, hal ini di konfirmasi oleh Android yang juga merupakan OS open source.

Sebelumnya perusahaan ini juga dikritik karena tidak memberikan akses source code pada produknya, namun pada akhirnya perusahaan akan mempublish source code mereka di situs GitHub.

CEO perusahaan ini mengatakan “butuh beberapa bulan bagi kami untuk meletakkan seluruh source code di GitHub, tapi yang jelas kami akan lalukan” jelasnya.

Untuk saat ini, perusahaan menahan semua informasi detail tentang Project Smartphone ini sampai tanggal diluncurkannya di event MWC (Mobile World Congress).

  • freezebee

    berapa harganya gan? ngasih informasi setengah2 nihh ngga jelas

AreaTeknologi.com