tech blog, analysis, and comment
Design

Menggores Wajah Mulus dengan Tutorial Photoshop

Menggores Wajah Mulus dengan Tutorial Photoshop
PERHATIAN !!!: Tutorial menghadirkan gambar yang berisi kesadisan, sangat disarankan untuk mempertimbangkan dengan bijak dalam mempelajari tutorial ini.

PERHATIAN !!!: Tutorial menghadirkan gambar yang berisi kesadisan, sangat disarankan untuk mempertimbangkan dengan bijak dalam mempelajari tutorial ini.

Dalam tutorial kali ini kita akan membuat luka irisan diwajah. Seperti biasa akan saya berikan beberapa gambar.



Pertama kita buka file dengan nama Wound1.jpg dan crop bagian luka dengan menggunakan rectangular marque tool (tombol ‘M’).


Setelah terseleksi dengan rectangular marque tool, langkah selanjutnya buka file wound2.jpg. Bagian yang telah terseleksi di file Wound1.jpg tarik kedalam file Wound2.jpg dengan menggunakan selection tool (tombol ‘V’), karena filenya masih terlalu besar, rubah bentuk ukurannya dengan menggunakan transform (tombol ‘Ctrl T’).

Tips:
1. untuk menyeleksi dengan menggunakan rectangular marquee tool tetap dalam bentuk bidang bujur sangkar, gunakan tombol ‘Shift’ dan click kiri kearah luar secara diagonal.
2. meresize gambar menggunakan transform agar tetap proporsional gunakan tombol ‘Shift’ dan ‘Alt’ dan click kiri ujung bingkai transform kearah dalam secara diagonal.

Agar tidak bingung dalam pengerjaan, beri nama tiap layer pada layer menu. Karena kita menggunakan file Wound2.jpg sebagai template, maka di layer menu masih tertulis ‘background’ dengan posisi masih terkunci dan belum bisa di beri nama. Untuk itu Unlock layer tersebut dengan cara double click pada layer background lalu pilih ‘OK’ dan siap untuk untuk diberi nama.

Untuk layer 1, kita beri nama ‘luka’ dan untuk layer 0, kita beri nama ‘gadis’, caranya dengan double click pada ‘layer1’ dan ‘layer0’ lalu siap kita beri nama.

Selanjutnya kita akan menggunakan teknik masking pada layer ‘luka’

Pastikan pada layer menu, layer ‘luka’ terblock, lalu click kiri pada gambar thumbnail layer ‘luka’ hingga pada tampilan utama gambar luka tersebut terseleksi seperti gambar dibawah ini.

Setelah terseleksi, click Layer pada menu bar diatas: Layer – Layer Mask – Hide Selection.

Jangan kaget dan jangan takut file anda hilang, karena file ini hanya disembunyikan, indikatornya adalah ada satu tambahan thumbnail pada layer ‘luka’ di layer menu bernama ‘layer mask thumbnail’.

Jika diperhatikan dengan seksama masih ada sisa-sisa gambar luka pada gambar utama, untuk menghilangkannya gunakan brush tool (tombol ‘B’)lalu tekan ‘X’ kemudian sapukan brush pada gambar utama.

Catatan: dalam penggunaan teknik masking ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Pastikan thumbnail layer masking (thumbnail baru) pada layer luka terseleksi
2. Untuk memunculkan gambar bisa dengan menggunakan tombol ‘X’ lalu sapukan pada gambar, indikasinya adalah foreground dan background pada tool menu berubah, seprti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Ok, sekarang kita mulai memunculkan gambar luka tersebut dengan menggunakan brush tool tipis dahulu, dengan Opacity 25% ; Flow 25%, dan Hardness 25%.

Untuk memunculkan slider Hardness, click kanan pada layar utama dengan tool brush masih dalam kondisi aktif. Jika sekiranya masih terlalu tipis, anda bisa mengatur ulang Opacity, Flow, dan Hardness sesuai dengan keinginanan anda.

Catatan : untuk mengubah besar kecilnya brush bisa dengan menggunakan click kiri pada layar utama atau dengan menggunakan tombol ‘[‘ untuk memperkecil dan tombol ‘]’untuk memperbesar ukuran.

Sapu brush pada layar utama hingga muncul gambar luka seperti dibawah ini.

Agar luka berkesan lebih dalam, dan gambar lebih tajam, gunakan ‘Ctrl L’ atau Menu Bar – Image – Adjustment – Levels, namun pastikan thumbnail pada layer ‘luka’ terpilih, jangan ‘layer mask thumbnail’ yang terpilih. Masukkan nilai input levels sebesar (43); (0,67);(255) seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Kini sudah terlihat bahwa wanita ini terlihat memiliki luka yang cukup mengerikan. Kita akan buat lebih mengerikan lagi dengan menambahkan lelehan darah yang sudah saya sisipkan dalam artikel ini, caranya :

Buka file Wound3.jpg, kemudian seleksi dengan menggunakan Magic Wand Tool (tombol ‘W’) pada background putih pada file Wound3.jpg, karena kita akan memisahkan lelehan darah dengan background. Agar mudah diambil pastikan yang teseleksi hanyalah lelehan darahnya saja dengan cara menekan tombol (‘Ctrl‘ ‘Shift’ ‘I’) seperti gambar dibawah ini.

Lalu tarik gambar yang telah terseleksi dengan menggunakan Move Tool (tombol ‘V’) kedalam file template file Wound2.jpg. Beri nama ‘Darah’ pada layer menu.

Sesuaikan ukuran dengan menggunakan Transform (tombol ‘Ctrl T’) kira-kira seukuran luka pada wajah seperti digambar dibawah.

Jangan matikan Transform dahulu, karena kita akan menyesuaikan sudut ujung lelehan luka dengan ujung torehan luka dengan cara : Edit – Transform – Skew , lalu posisikan lelehan darah pada ujung torehan luka sebelah atas dengan sebelah bawah, seperti gambar ini.

Sekiranya ukurannya terlalu panjang daripada torehan luka, masih dalam posisi terseleksi, gunakan Edit – Transform – Scale, lalu perkecil sambil menekan tombol ‘Shift’ agar proporsional ukurannya. Seperti gambar dibawah ini.

Agar lelehan darah bisa mengikuti bibir luka torehan sebelah bawah, gunakan Warp, caranya : Edit – Transform – Warp seperti dibawah ini.

Gunakan toggle pada bingkai warp untuk mengikuti kontur luka torehan dan pipi hingga seperti gambar dibawah ini.

setelah dirasa pas, jangan lupa matikan mode transform dengan menekan tombol ‘Enter’ atau click tanda centang/check mark dibawah menu bar.

Agar lebih meyakinkan bahwa lelehan darah tersebut berasal dari torehan luka, gunakan layer style pada layer menu, pilih ‘Overlay’. Kemudian copy layer ini dengan menggunakan ‘Ctrl J’.

Agar gambar gadis ini tampak lebih tajam, gunakan ‘Ctrl L’ atau level, pastikan bahwa layer gadis terseleksi, lalu masukkan nilai input levels ini (34); (0,86); (255).

Sekiranya ada yang belum jelas, silahkan tinggalkan pertanyaan anda pada kolom komentar dibawah ini, dengan senang hati saya akan menjawabnya semampu yang saya bisa.

AreaTeknologi.com