tech blog, analysis, and comment
Gadget

Ketika Ketukan Dinamis menjadi Musik Ciamik

Ketika Ketukan Dinamis menjadi Musik Ciamik
Musik yang memiliki beat dinamis seringkali membuat bersemangat, dan disadari atau tidak kita selalu mengikuti ritme-nya entah itu berupa ketukan, atau kaki yang menghentak-hentak berirama.

Musik yang memiliki beat dinamis seringkali membuat bersemangat, dan disadari atau tidak kita selalu mengikuti ritme-nya entah itu berupa ketukan, atau kaki yang menghentak-hentak berirama.

Jiwa musikalitas anda sedikit banyak pasti keluar. Rasanya ingin anda hanyut, larut menjadi bagian dari musik itu.

Ketukan-ketukan itu bukan tidak mungkin menjadi musik. Karena ada alat yang mirip stetoskop jika ditempelkan pada benda-benda yang anda ketuk atau pukul akan direkam dan berubah jadi musik. Mirip seperti Synthesizer.

Alat ini bernama Mogees. Dimana alat ini bisa di sambungkan pada lubang headphone di smartphone. Lalu pengguna bisa menikmati musik yang dibuat.

Cara kerja Mogees cukup unik, yaitu dengan menggunakan sensor yang diberi nama “Piezo-transducer”. Sensor ini yang akan merubah vibrasi atau getaran dari benda yang diketuk menjadi sinyal-sinyal elektrik kedalam software aplikasi Mogees yang terinstall dalam smartphone.

Suara yang dihasilkan oleh aplikasi ini tidak melulu suara benda yang diketuk, namun pengguna bisa memilih jenis suara yang diinginkan. Selain itu pengguna juga bisa memilih tinggi nada dan kunci nada yang diinginkan.

Seorang musisi bernama Bruno Zamborlin tampil bersama kelompok musik dan tari experimental dari Inggris bernama Plaid, mendesain dan menciptakan Mogees untuk menghadirkan pengalaman bermusik yang menyenangkan sekaligus juga sebagai alat edukasi musik.

“Saya sudah menggarap beberapa workshop pada sekolah-sekolah SD di Inggris. Dengan memperkenalkan kunci musik dan aspek suara pada kurikulum nasional. Dan hasilnya sungguh luar biasa.” Jelas Zamborlin.

“Para siswa SD betul-betul belajar konsep-konsep dari getaran dan akustik pada benda-benda dengan cara yang alami dan interaktif. Karena Mogees bukan hanya sekedar instrumen musik bagi musisi, tapi juga sebagai alat dalam mengekplorasi musik dimana tiap orang pasti senang saat menggunakannya”, tambahnya.

Zamborlin mulai mengkampanyekan Mogees di website Kickstarter pada tanggal 17 February dan berhasil mendapatkan dana sebesar 20.000 US Dollar dari targetnya yang sebesar 83.000 US dollar.

← Berita Berikutnya

Berita Sebelumnya →

AreaTeknologi.com