tech blog, analysis, and comment
Recommended / Software

Sejarah Control Alt Del

Sejarah Control Alt Del
http://www.mahina.se/2013/09/ctrlaltdelete-wallpaper/

Tiga tombol ini tenar, terutama bagi pengguna komputer lama yang mengalami era DOS (Disk Operating System) dan Windows 3.x. Malahan dulu ada virus DOS milik orang Indonesia bernama Denzuko yang tampil ketika user menekan tombol sakti ini. Bagaimana sebutulnya sejarah Ctrl+Alt+Del? Silakan disimak ceritanya berikut ini.

denzuko

Musim semi 1981, David Bradley terpilih menjadi bagian dari sebuah tim kecil untuk bekerja di sebuah kantor di Boca Raton, Fla. Tugasnya adalah membantu merancang PC baru milik IBM mengingat Apple dan RadioShack pada saat itu sudah mulai menjual komputer stand alone kecil. Proyek yang diberi nama Acorn ini tergesa-gesa. Yang biasanya merancang sebuah PC memerlukan waktu 3 hingga 5 tahun, Acorn harus di selesaikan dalam waktu 1 tahun.

Salah satu yang menjengkelkan bagi para programmer adalah tiap kali mereka menemukan kesalahan dalam pengkodean, mereka harus merestart sistem secara manual. Menyalakan ulang mesin berarti melakukan serangkaian tes memori dan memakan banyak waktu. “Ada hari-hari dimana kita me-reboot tiap 5 menit ketika menemukan sebuah masalah”, tukas Bradley. Tes yang memakan waktu itu membuat para programer stress.

Bradley tidak pernah berpikir jika cara yang dia ciptakan itu membuatnya menjadi tenar suatu hari

Untuk mengatasainya, Bradley menemukan sebuah cara dengan menekan beberapa tombol keyboard secara bersamaan untuk me-reset tanpa harus melalukan tes memori. Bradley tidak pernah berpikir jika cara yang dia ciptakan itu membuatnya menjadi tenar suatu hari.

Bradley memilih Ctrl, Alt dan Del yang jaraknya berjauhan supaya kesalahan pemakaian tidak terjadi. Pada saat itu Bradley tidak berniat untuk membuat shortcut tersebut tersedia di produk akhir.

Tim tersebut akhirnya berhasil menyelesaikan Acorn pada waktunya. Musim gugur 1981, IBM PC akhirnya mulai dijajakan. Pakar marketing memperkirakan, IBM akan menjual produk tersebut sekitar 241.683 unit di 5 tahun pertama, sementara para eksekutif perusahaan beranggapan jika perkiraan itu terlalu optimis. Tapi mereka salah. IBM PC terjual hingga jutaan unit, semua orang di masa itu menggunakan IBM PC untuk main game, edit dokumen dan perhitungan angka.

Namun hanya sedikit orang yang mengetahui jika fitur Ctrl + Alt + Del terdapat di PC milik mereka. Hingga akhir tahun 1990, ketika Microsoft Windows mulai naik daun, shortcut tersebut mulai terkenal. Semua orang mulai mengalami crash di PC mereka dan “blue screen of death” khas Windows tampil di layar monitor mereka dan menyuruh user untuk melakukan Ctrl + Alt + Del.

windows31bsod

Windows 3.x Blue Screen of Death

Tiba-tiba saja kode sederhana milik Bradley mulai terkenal. Para jurnalis menjulukinya “the three-finger salute” sebagai simbol anugerah untuk pemilik PC.

AreaTeknologi.com